51 Pegawai Tak Bisa Gabung KPK Lagi, PKS: Proses Peralihan Status Tidak Boleh Merugikan

Diposting pada

26 Mei 2021 06:45 WIB

KPK mengumumkan bahwa 24 dari 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK masih dimungkinkan mengikuti pembinaan.

JAKARTA, JITUNEWS.COM – KPK mengumumkan bahwa 24 dari 75 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) masih dimungkinkan mengikuti pembinaan. Sedangkan 51 orang sisanya tida bisa bergabung lagi dengan KPK.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, mengatakan bahwa peralihan status pegawai KPK ke ASN tidak boleh merugikan.

“Apa indikator mereka-mereka ini dapat rapor merah? Jangan setengah-setengah menyampaikan ke publik. Putusan MK sampai arahan presiden sudah jelas, proses peralihan status tidak boleh merugikan hak-hak pegawai KPK tanpa terkecuali. Semua mesti diberi kesempatan ucap presiden,” kata Mardani seperti dilihat di akun Twitternya, Rabu (26/5).

Tak Masalah PKS Bawa Poros Islam, PAN: Kita Nasionalis Religus

Mardani menyebut ada upaya pelemahan KPK, sebab mayoritas pegawai yang tidak lolos adalah orang-orang yang bekerja dengan baik.

“Mau pake cara apapun perlu dilihat gambar besarnya terhadap pelemahan KPK. Karena mayoritas yang 75 itu penyidik, penyelidik, kasatgas dan pejabat eselon yang selama ini sdh mengharumkan nama KPK. Tidak mudah punya institusi yang dicintai rakyat. Ke-75 pegawai KPK itu selama ini punya prestasi,” katanya.

“TWK adalah instrumen yang belum proven sementara prestasi dan karya mereka proven. Justru mereka selama ini yang menjalankan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI dengan serius dan gigih dalam bentuk pemberantasan korupsi. Masyarakat masih harus bersatu menjaga pelemahan sistematis terhadap KPK,” pungkasnya.

Pimpinan PAN dan PKS Bertemu, Bahas Koalisi Pemilu 2024?

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *