AS Desak Negara Timur Tengah Tak Jalin Kerjasama dengan Rusia atau China

Diposting pada

2 Juni 2021 16:14 WIB

Seorang pejabat Pentagon memperingatkan kepada negara Timur Tengah untuk tidak menjalin kerjasama dengan Rusia atau China, dalam sektor keamanan dan pertahanan

WASHINGTON, JITUNEWS.COM – Deputi Asisten Menteri Pertahanan AS Dana Stroul pada Selasa (1/6) memperingatkan kepada negara-negara di wilayah Timur Tengah untuk tidak menjalin kerjasama dengan Rusia dan China untuk sektor keamanan, dimana hal tersebut dapat merusak hubungan negara-negara tersebut dengan Amerika Serikat.

““Jelas bahwa negara dan mitra tertentu ingin menguji apa lagi yang mungkin bisa mereka dapatkan dari Amerika Serikat dengan menjalin kerja sama yang lebih dalam dengan China atau Rusia, khususnya di bidang keamanan dan militer,” katanya dalam sebuah pertemuan virtual dikutip Sputniknews.

“Dan saya ingin memperingatkan mereka bahwa…itu tidak hanya mengancam kerjasama anda dengan Amerika Serikat namun juga mengancam kedaulatan nasional anda, seperti yang terjadi di Lebanon,” tambahnya.

Dinilai Tak Becus Tangani Pandemi, Ribuan Warga Brazil Minta Presiden Bolsonaro Mundur

Stroul mengklaim jika negara-negara di Timur Tengah akan jauh lebih mendapatkan keuntungan jika menjalin kerjasama dengan Amerika Serikat, dibanding dengan China atau Rusia.

“Bagi saya, pilihannya jelas antara apa yang bisa anda dapatkan dari China atau Rusia dan apa yang bisa anda dapatkan dari Amerika Serikat,” tambahnya.

Stroul juga menuding Rusia saat ini berencana untuk menantang Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah dengan mengupayakan peningkatan kerjasama strategis dengan negara-negara yang berada di kawasan tersebut.

Vietnam Identifikasi Sebuah Varian Covid-19 Baru yang Lebih Mengerikan

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *