AS Ingin Investigasi Virus Covid-19, China: Manipulasi Politik

Diposting pada

28 Mei 2021 17:15 WIB

Rencana AS untuk menggelar investigasi virus Covid-19 versi mereka sendiri mendapat kritikan dan kecaman dari China

BEIJING, JITUNEWS.COM – Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menuding pemerintah Amerika Serikat tidak tertarik dengan proses penyelidikan asal usul Covid-19 yang dilakukan secara ilmiah dan memilih untuk melakukan investigasi versi mereka sendiri untuk dapat menyalahkan China terkait penyebaran wabah Covid-19.

“Mereka (pemerintah AS) secara keseluruhan tidak menganggap fakta dan ilmu pengetahuan dan secara total mengabaikan upaya pelacakan asal muasal virus serta kegagalan mereka merespon situasi pandemi Covid-19 di Amerika Serikat,” kata Zhao, dikutip Sputniknews.

“Itu menunjukkan bahwa pihak AS…ingin menggunakan wabah (Covid-19) untuk menyebarkan stigma dan manipulasi politik, serta untuk lepas dari tanggung jawab. Tindakan ini sangat tidak menghormati ilmu pengetahuan dan tidak bertanggung jawab terhadap nyawa orang, terlebih ini hanya akan merusak persatuan global dalam upaya berjuang untuk melawan wabah,” tambahnya.

Komisi HAM PBB Sebut Serangan Roket Israel ke Gaza adalah Tindak Kejahatan Perang

Ia juga mendesak Gedung Putih untuk melakukan investigasi ke sejumlah fasilitas laboratorium virus di AS, termasuk laboratorium yang berada di Fort Detrick, Maryland.

“Saya juga ingin menekankan bahwa Fort Detrick sangat mencurigakan. Ada lebih dari 200 laboratorium biologi di AS yang tersebar di seluruh dunia. Berapa banyak rahasia disana? lanjutnya.

Zhao juga meminta agar Washinton untuk segera berkooperasi dengan WHO dalam penelitian yang dilakukan untuk melacak asal usul virus Sars-Cov-2 secara ilmiah.

 

Jelang Olimpiade Tokyo, Jepang Perpanjang Status Darurat Covid-19

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *