Calon Wamenhan AS Minta Pentagon Tingkatkan Kemampuan Perang Gerilya Tentara Taiwan

Diposting pada

29 Mei 2021 09:37 WIB

Meski AS selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, namun AS merupakan salah satu pendukung utama kemerdekaan Taiwan.

Pasukan militer Taiwan (istimewa)

WASHINGTON, JITUNEWS.COM – Christopher Maier, yang dicalonkan oleh Presiden Joe Biden untuk menjadi asisten menteri pertahanan AS, pada Kamis (27/5) mengatakan kepada pihak Senat AS bahwa Pentagon harus membantu pasukan militer Taiwan dalam meningkatkan kemampuan tempur mereka untuk menghadapi skenario perang gerilya melawan China.

“Saya pikir kita seharusnya mempertimbangkan mengenai kompetisi di seluruh jangkauan kemampuan berbeda yang dapat kita aplikasikan, (operasi pasukan khusus) merupakan sebuah kontributor penting untuk hal itu,” kata Maier, dikutip dari laman Military.com.

Sebelumnya, Senator Josh Hawley telah menyebut bahwa operasi khusus merupakan sebuah pilihan bagi pasukan AS untuk melatih tentara Taiwan, seperti yang sebelumnya telah mereka lakukan saat melatih sejumlah pasukan militer negara-negara di kawasan Baltik.

Rusia Tidak Terlibat dalam Insiden Pendaratan Darurat Ryanair di Belarus

Skenario perang gerilya ini memerlukan sejumlah taktik, diantaranya taktik penyergapan, terorisme dan penyamaran.

Amerika Serikat selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan pemerintah Taiwan. Meski demikian, AS terus mendukung kemerdekaan Taiwan, dimana hal itu ditunjukkan dengan menjadi negara penyedia persenjataan kepada Taiwan. Pasukan marinir AS juga diam-diam melatih pasukan militer Taiwan selama empat pekan pada November 2020 lalu.

Kedekatan AS dengan Taiwan tersebut menjadi salah satu penyebab hubungan bilateral Washington dengan Beijing semakin memburuk.

Parlemen AS Siapkan RUU untuk Jatuhkan Sanksi terhadap Semua Pihak yang Mendukung Hamas

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *