Dituduh Tak Amanah soal Donasi Palestina, UAH Bakal Temui Komisi III

Diposting pada

Pertemuan itu digagas dalam rangka mengakhiri narasi perpecahan.

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ustaz Adi Hidayat (UAH) bakal menemui pimpinan MPR dan Komisi III DPR buntut tuduhan yang menyebut dirinya tidak amanah terkait penggalangan donasi Palestina.

“Insyaallah hari ini ada pertemuan dengan pimpinan MPR, pimpinan Komisi III DPR, dan sedang diagendakan pertemuan dengan pihak Polri juga,” kata Sekjen Pengurus Besar Ikatan Abituren Darul Arqam Muhammadiyah Garut (IKADAM), Fahd Pahdepie, sebagaimana dikutip dari detikcom, Selasa (1/6).

Pertemuan ini, kata Fahd, digagas dalam rangka mengakhiri narasi perpecahan. Menurutnya, kasus fitnah UAH ini bisa menjadi titik mula.

Soal Pembahasan RUU Landas Kontinen, LKKB: Patut Dicurigai

“Kita tempuh semuanya secara terukur dan terstruktur. Spiritnya ingin menghentikan kategorisasi, pengkotakan, dan pembelahan di tengah masyarakat. Insyaallah kasus UAH ini menjadi pembuka untuk upaya itu,” jelas Fahd.

Meski begitu, pihak UAH hingga saat ini belum membuat laporan ke Bareskrim Polri.

Pada kesempatan lainnya, Fahd mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak mengenai rencana pelaporan ini. Kasus ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi publik.

“Pihak UAH sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan lembaga negara terkait untuk meneruskan pelaporan kasus hukum ini. Sampai saat ini, berbagai pihak, termasuk ormas, lembaga, maupun individu, terus memberikan dukungan untuk UAH,” terang Fahd.

Dia juga menjelaskan penyaluran donasi yang sudah terkumpul secara rinci. Donasi itu nantinya diserahkan kepada beberapa lembaga, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan International Network for Humanitarian (INH).

Survei Puspoll Indonesia: Kepercayaan Publik Terhadap DPR dan Partai Politik Masih Rendah Dibanding MPR dan DPD

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *