Joe Biden dan Presiden Korsel Bahas Isu Taiwan, China: Berhenti Bermain Api

Diposting pada

25 Mei 2021 13:30 WIB

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa isu Taiwan merupakan urusan dalam negeri China, dimana pihaknya tidak akan mengijinkan pihak asing untuk mengintervensi hal tersebut

Moon Jae-in (kiri) dan Joe Biden menggelar sesi konferensi pers usai mengadakan pertemuan empat mata di Gedung Putih pada Jumat (21/5) (istimewa)

WASHINGTON, JITUNEWS.COM – Kementerian Luar Negeri China telah mengeluarkan peringatan keras terhadap pemerintah Amerika Serikat dan Korea Selatan menyusul sebuah pertemuan yang digelar oleh Presiden Joe Biden dan Presiden Moon Jae-in di Washington pada pekan lalu.

Dalam pembicaraan tersebut, Biden dan Moon menyatakan akan terus mendukung perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

“Presiden Biden dan Presiden Moon (Jae-in) menekankan pentingnya mempertahankan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan. Sebagai negara demokrasi yang menghargai pluralisme dan kebebasan individu, kami memiliki tekad yang sama untuk terus mengkampanyekan isu hak asasi manusia dan tatanan hukum, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” demikian pernyataan tertulis pemerintah AS dan Korea Selatan, dikutip Sputniknews.

Polandia Bakal Jadi Negara NATO Pertama yang Beli Drone Militer dari Turki

Sebagai respon, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa pihaknya mencatat pernyataan tertulis kedua negara tersebut.

“Kami meyakini bahwa perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Korea Selatan harus kondusif untuk mengkampanyekan perdamaian, stabilitas, perkembangan dan kemakmuran kawasan, dibanding dengan melakukan perlawanan, yang tidak berbahaya bagi kepentingan pihak ketiga termasuk China,” kata Zhao.

Zhao juga menegaskan bahwa isu Taiwan adalah urusan dalam negeri China dan Beijing tidak akan mengijinkan pihak asing untuk mengintervensinya.

“Kami mendesak negara-negara terkait untuk berbicara dan bertindak hati-hati terkait isu Taiwan dan berhenti bermain api,” tukasnya.

Rusia Ingatkan Erdogan untuk Jaga Jarak dengan Ukraina

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *