Kecewa Rekaman yang Sebut Siapapun Capresnya Puan Wakilnya Beredar Luas, Bambang Pacul: Biarlah Jadi Pembelajaran Saya

Diposting pada

Bambang Pacul mengatakan bahwa rekaman tersebut tidak untuk dikonsumsi publik.

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto  atau yang biasa disapa dengan Bambang Pancul mengaku kecewa dengan beredarnya rekaman suaranya yang menyebut siapapun capresnya, Puan Maharani calon wakilnya. Ia mengatakan bahwa rekaman tersebut tidak untuk dikonsumsi publik.

“Cerita latar belakang yang saya sampaikan kepada teman-teman wartawan yang semuanya saya kenal baik, bersama beberapa kolega yang saya percaya, dan saya nyatakan off the record tersebut, ternyata disebarluaskan,” kata Bambang Wuryanto seperti dilansir detikcom, Selasa (8/6/2021).

“Yang kedua, karena diskusi tersebut dilakukan secara informal, spontan, dan bukan untuk dipublikasikan, tentu saja dalam cara penyampaiannya penuh dengan ungkapan-ungkapan spontanitas, juga dengan analogi-analogi yang spontan. Karena sejak awal, diskusi tersebut memang tidak direncanakan untuk dipublikasikan,” sambungnya.

Ibaratkan Puan Teh Botol Sosro, Bambang Pacul Tak Masalah Siapapun Presidennya Asalkan Bukan Ganjar

Meski kecewa, Bambang tidak berniat mengadukan jurnalis yang menyebarkan rekaman tersebut ke Dewan Pers. Ia mengaku akan menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran dirinya kedepan sebagai kader PDIP.

“Meski kecewa, saya bisa menerima hal tersebut. Karena itu saya tidak berniat mengadukan ke Dewan Pers atau meminta hak-hak yang diatur dalam perundang-undangan. Biarlah ini menjadi pembelajaran bagi saya pribadi dan sebagai kader PDI Perjuangan,” lanjutnya.

Sebelumnya, beredar rekaman suara berdurasi 3 menit 46 detik yang merupakan suara Bambang Pacul. Ia menyebut Puan Maharani memiliki ‘golden ticket’ untuk maju di Pilpres 2024. Ia menganalogikan dengan sebuah iklan teh dengan menyebut ‘Apapun makanannya, minumannya teh botol sosro. Siapapun capresnya, Puan cawapresnya’

 

Akui Dapat Kemudahan Jadi Anak Megawati, Puan: Bukan Berarti Karpet Merah yang Disiapkan

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *