KPK Lantik Pegawai Hari Ini, MAKI: Berarti Ada Agenda-agenda Tersembunyi

Diposting pada

KPK melantik 1.271 pegawai menjadi ASN hari ini.

JAKARTA, JITUNEWS.COM – KPK melantik 1.271 pegawai yang lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) menjadi ASN hari ini. Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) menilai ada agenda tersembunyi dari pimpinan KPK.

“Nah, kalau masih nekat ngotot dilantik, berarti ada agenda-agenda tersembunyi dari pimpinan KPK. Apalagi dengan (alasan) hanya sederhana sekali, pelantikan dilaksanakan tanggal 1 Juni biar Pancasilais,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Senin (31/5).

Boyamin menilai bahwa alasan pelantikan pegawai KPK di 1 Juni agar Pancasilais tidak tepat. Menurutnya, pelantikan tersebut melanggar ketentuan karena saat ini TWK masih dalam proses pemeriksaan di Komnas HAM dan Ombudsman.

Polemik TWK Bersamaan dengan Kasus Korupsi Bansos, PKS: Rasa Keadilan Semakin Terkoyak

“Sekarang pertanyaan saya, kalau kemudian ini Pancasilais tapi kemudian melanggar hukum, apa itu namanya Pancasilais? Melanggar ketentuan, apa itu Pancasilais? Sedang dilaporkan ke Komnas HAM, melanggar HAM atau Pancasilais? Dilaporkan ke Ombudsman, dianggap maladministrasi, belum ada putusan kemudian dipaksakan dilantik, berarti kemudian malah itu melanggar aturan, bisa juga ini tidak Pancasilais malahan,” jelas Boyamin.

“Jadi, menurut saya, saya minta itu ditunda dan kemudian tidak ada pelantikan, dan juga ada ketegasan untuk mengembalikan 75 orang yang dianggap tidak lulus TWK,” lanjutnya.

Boyamin mengatakan bahwa pihaknya mengajukan permohonan soal TWK ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Hari ini (Senin kemarin) saya kan mengajukan permohonan uji materi ke MK tentang sengketa perbedaan tidak boleh merugikan dan tidak boleh dipecat pegawai KPK dengan alasan gugur atau tidak lulus TWK,” ujarnya.

“Salah satu permohonan saya itu, salah satunya permohonan sela, meminta kepada semuanya, artinya pemerintah dan KPK, untuk tidak memberhentikan pegawai KPK sebelum ada putusan MK tentang makna tidak boleh merugikan itu boleh dipecat atau tidak boleh dipecat. Jadi, berdasar itu, saya minta tidak ada pelantikan besok (hari ini), juga tidak ada pemberhentian untuk 51 orang dan tetap diaktifkan kembali,” lanjutnya.

Muhammadiyah: Proses dan Materi TWK yang Jadi Isu Kontroversi Patut Disesalkan dan Dikoreksi

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *