Namanya Disebut di Persidangan, Ade Armando Sebut Rizieq Shihab Sakit Mental karena Kebanyakan Chat Mesum

Diposting pada

11 Juni 2021 16:15 WIB

HRS mengaku pernah meminta kepada Tito Karnavian yang saat itu menjabat Kapolri agar memenjarakan Denny Siregar, Abu Janda hingga Ade Armando karena menistakan agama.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Akademisi Ade Armando heran namanya disebut Habib Rizieq Shihab (HRS) saat pembacaan pledoi pada kasus tes swab di RS Ummi. Menurutnya, mantan Imam Besar FPI itu sudah sakit mental.

Dosen Universitas Indonesia itu lantas menduga penyebab HRS bisa berbicara ‘ngelantur’. Dia mengungkit kasus chat mesum yang pernah menimpa Rizieq.

“Rizieq sudah sakit mental. Di persidangan, dia malah nyebut-nyebut nama saya, Denny dan Abu. Mungkin efek kebanyakan chat mesum,” sindirnya di akun Twitter @adearmando1, dikutip Jumat (11/6).

Aksi di Balai Kota Bogor Ricuh, Denny Siregar Sebut HRS Mulai Mainkan Tekanan Massa

Diketahui, Habib Rizieq Shihab mengungkapkan dirinya pernah meminta kepada Tito Karnavian yang saat itu menjabat Kapolri agar memenjarakan Denny Siregar, Abu Janda hingga Ade Armando karena dianggap telah menistakan agama. Hal ini sebagai syarat dari ajakan dialog dan rekonsiliasi pemerintah terhadap dirinya.

“Artinya siapa pun yang menista/menodai agama apa pun harus diproses hukum sesuai amanat UU Anti Penodaan Agama yang tertuang dalam Perpres 1/1965 dan KUHP Pasal 156a. Sebagaimana Ahok Si Penista A-Qur’an diproses, maka selain Ahok, seperti Abu Janda, Ade Armando, Denny Siregar, dan semua gerombolan mereka yang sering menodai agama dan menista ulama juga harus diproses hukum, sesuai dengan prinsip equality before the law sebagaimana diamanatkan UUD 1945,” kata Rizieq saat membacakan pledoi di persidangan kasus tes swab RS Ummi, Kamis (10/6).

Aa Gym Sebut Teh Ninih Turun Mesin 7 Kali, Ade Armando: Inikah Ulama?

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *