Negara Barat Jatuhkan Sanksi terhadap Belarus, Oposisi: Saya Sangat Tersentuh

Diposting pada

30 Mei 2021 11:02 WIB

Sviatlana Tsikhanouskaya, pemimpin oposisi Belarus, mengatakan bahwa dirinya sangat tersentuh dengan dukungan negara-negara barat terhadap Roman Protasevich, seorang jurnalis yang ditangkap oleh pemerintah Belarus

Svetlana Tikhanovskaya (sky news)

VILNIUS, JITUNEWS.COM – Pemimpin oposisi Belarus Sviatlana Tsikhanouskaya pada Sabtu (29/5) mengaku sangat terharu dengan banyaknya negara di seluruh dunia yang mengecam tindakan pemerintahan Alexander Lukashenko memaksa pesawat Ryanair mendarat di Minsk untuk kemudian melakukan penangkapan terhadap jurnalis Roman Protasevich.

Sebelumnya, Belarus sudah menerima sanksi dari Uni Eropa dan Amerika Serikat setelah hasil pilpres yang digelar pada Agustus lalu, yang memenangkan kembali Alexander Lukashenko, memicu terjadinya gelombang protes yang mengakibatkan sejumlah insiden bentrokan antara pihak keamanan dan warga sipil.

Tindakan pemerintah Belarus yang “membajak” pesawat Ryanair pada pekan lalu tersebut kembali memicu gelombang kecaman dan sanksi dari negara-negara barat, termasuk Amerika Serikat. Negara-negara anggota Uni Eropa juga meminta maskapai-maskapai Eropa tidak melintas terbang diatas wilayah udara Belarus, dan melarang pesawat Belarus untuk terbang ke wilayah Uni Eropa.

Terkait Insiden Pesawat Ryanair, AS Siapkan Sanksi Tambahan bagi Belarus

“Saya sangat tersentuh oleh dukungan yang saya lihat di Lithuania dan di seluruh dunia,” kata Tsikhanouskaya kepada awak media, dikutip Reuters.

Tsikhanouskaya dan ratusan warga negara Belarus juga menggelar aksi anti-Lukashenko di ibukota Lithuania, Vilnius.

Lithuania sendiri selama ini diketahui telah menjadi tempat “pelarian” ratusan warga Belarus yang menentang pemerintah, termasuk Tsikhanouskaya. Ia menegaskan bahwa dirinya akan terus berupaya untuk memenangkan pemilu Belarus.

“Saya berharap kami menang tahun ini. Saya ingin kembali. Saya ingin pulang,” kata seorang wanita yang tidak ingin disebut namanya dalam aksi tersebut sambil menangis.

Presiden Kolombia Minta Militer Turun Tangan Atasi Gelombang Protes

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *