Pamberangkatan Jemaah Haji 2021 Ditiadakan, Maman Immanulhaq: Keputusan Pemerintah Demi Kebaikan

Diposting pada

Pembatalan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

JAKARTA, JITUNEWS.COM– Pemerintah secara resmi membatalkan pemberangkatan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Pembatalan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Anggota Komisi VIII DPR, Maman Immanulhaq menuturkan bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun 2021 itu merupakan keputusan bersama hasil rapat tertutup antara Kementrian Agama dengan Komisi VIII DPR RI.

Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

Menurutnya ada tiga poin penting yang didapatkan dalam rapat tertutup tersebut. Poin yang pertama adalah soal keselamatan jamaah haji.

“Pertama adalah soal bahwa keselamatan haji itu sendiri menjadi penting maqashid Syariah kita mengenal apa yang disebut dengan menjaga keselamatan jiwa!itu, menjadi tujuan kita beragama, maka covid-19 yang masih tinggi dan kemungkinan kolaborasi antara covid India dengan Belanda itu menjadi hal yang sangat menghawatirkan,” ujar Maman di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (3/5/2021).

Poin yang kedua terkait dengan konsitusi di Indonesia yang mengamanatkan bahwa negara wajib menjaga keselamatan warga negaranya termasuk jamaah haji.

Sedangkan poin yang ketiga terkait otoritas pemerintah Arab Saudi yang belum juga memberikan keputusan apakah Indonesia mendapatkan quota atau tidak.

“Dan kita juga terkendala karena kita masuk negara yang tidak boleh masuk Arab Saudi,” tuturnya.

Politisi PKB ini mengungkapkan dari 3 poin itu DPR dan menteri agama sepakat agar pemberangkatan penyelenggaraan ibadah haji ditiadakan di tahun 2021.

“Tadi siang diumumkan bahwa tahun ini kita tidak bisa menyelenggarakan ibadah haji dan lebih fokus untuk tahun 2022 dengan menguatkan kembali diplomasi Haji supaya kuota kita nambah,” kata Maman.

“Dan juga kemungkinan tahun depan itu kalau nggak salah ada 2 kali kita berangkat karena tahun masehinya memang satu 2022 tapi tahun hijriyahnya seperti itu,” pungkasnya.

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *