PBB Laporkan 350 Ribu Penduduk Tigray Alami Wabah Kelaparan

Diposting pada

11 Juni 2021 11:09 WIB

Konflik berkepanjangan antara pemerintah Ethiopia dengan Kelompok Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) telah membuat 350 ribu warga sipil mengalami wabah kelaparan

Jutaan warga Tigray di Ethiopia terancam wabah kelaparan (Al Jazeera)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kepala program bantuan kemanusiaan PBB, Mark Lowcock, mengatakan bahwa lebih dari 350 ribu warga yang tinggal di wilayah Tigray, Ethiopia, kini sedang dilanda wabah kelaparan, usai konflik bersenjata di wilayah tersebut telah menyebabkan krisis pangan terburuk dalam satu dekade terakhir.

“Ada wabah kelaparan yang kini sedang terjadi di Tigray,” kata Lowcock pada Kamis (10/6), dikutip Reuters.

Ia juga mengatakan bahwa jumlah warga Tigray yang dilanda kelaparan tersebut lebih tinggi dibanding wabah serupa yang menewaskan seperempat juta penduduk Somalia di tahun 2011 lalu.

Diplomasi Vaksin, AS Bakal Donasikan 500 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Negara-negara Miskin

“Jumlah warga (Tigray) yang berada di dalam kondisi kelaparan…jauh lebih tinggi dibanding di sejumlah tempat lain di dunia,” tambahnya.

Pernyataan tersebut ia lontarkan usai laporan dari lembaga PBB lainnya, Integrated Food Security Phase Classification (IPC) mengungkap bahwa kondisi kelaparan ini dipicu oleh situasi konflik antara pihak pemerintah Ethiopia dengan Gerakan Pembebasan Masyarakat Tigray (TPLF) telah memicu krisis pangan dan membuat pasokan bantuan kemanusiaan di wilayah tersebut terhambat.

“Krisis parah ini diakibatkan oleh efek konflik yang berkepanjangan, termasuk terbatasnya pergerakan penduduk dan akses bantuan kemanusiaan, serta hilangnya hasil panen dan aset mata pencaharian, dan pasar yang tidak berfungsi,” kata IPC.

Otoritas India Khawatir Wilayah Mizoram jadi Basis Aktivis Anti Junta Militer Myanmar

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *