Pemprov DKI Kacau Balau, Denny Siregar: Orangnya Banyak Tapi Gak Ada yang Bisa Kerja

Diposting pada

26 Mei 2021 16:30 WIB

Menurutnya, orang-orang TGUPP saat ini tak berkompeten.

Denny Siregar (Instagram)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang semakin banyak dan boros anggaran. Dia menyesalkan kondisi Jakarta yang kacau meski ada TGUPP.

Denny menyinggung anggota TGUPP era Gubernur Anies Baswedan yang terbilang banyak. Menurutnya, orang-orang TGUPP saat ini tak berkompeten.

“Hehe DKI Jakarta kacau balau. Orangnya banyak, gada yang bisa kerja,” cetusnya di akun Twitter @DennySiregar7, dikutip Rabu (26/5).

Politikus PDIP Yakin Anies Baswedan Sebentar Lagi Kena Azab

Diketahui, TGUPP tengah disorot usai keluarnya Alvin Wijaya. Isu yang beredar, Alvin dipecat oleh Gubernur Anies Baswedan terkait keterlibatannya dalam mafia jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Namun, hal ini dibantah oleh Wakil Kepala Bappeda DKI Tri Indrawan. Meski demikian, Tri tidak mengungkapkan alasan pengunduran diri Alvin yang sudah menjadi bagian dari TGUPP sejak Maret 2018.

“Kami bicaranya administrasi (saja) karena kami tugasnya itu,” ujar Tri, Senin (24/5).

TGUPP sendiri sudah ada sejak era pemerintahan Gubernur DKI Joko Widodo pada tahun 2014. Tim non-perangkat daerah ini mulanya berjumlah 7 orang, kemudian meningkat menjadi 9 orang di era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Di masa kepemimpinan Anies Baswedan pada tahun 2017, jumlah anggota TGUPP menjadi 74 orang. Peningkatan jumlah anggota itu mempengaruhi anggaran yang dikeluarkan untuk TGUPP.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana menyebut besaran anggaran TGUPP yang mencapai Rp 26 miliar di tahun anggaran 2020. Padahal di awal pembentukannya, anggaran untuk TGUPP hanya sebesar Rp 1 miliar.

Harkitnas, Ferdinand Heran Anies Baswedan Malah Sibuk Mempalestinakan Jakarta

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *