Polisi Filipina Buru Pengedar Vaksin Covid-19 Ilegal

Diposting pada

23 Mei 2021 09:15 WIB

Kepolisian Filipina saat ini tengah melakukan investigasi terkait penjualan vaksin Covid-19 ilegal

MANILA, JITUNEWS.COM – Pemerintah Filipina saat ini tengah melakukan proses penyelidikan terkait penjualan vaksin Covid-19 ilegal yang dilakukan oleh sejulah pihak. Sejumlah pejabat menegaskan kembali bahwa program vaksinasi Covid-19 tidak dipungut biaya alias gratis.

Kepala polisi FIlipina Guillermo Eleazar mengatakan bahwa pihak berwenang saat ini tengah mengkaji sejumlah tindakan yang dicurigai terkait penjualan vaksin ilegal tersebut melalui postingan media sosial, yang digunakan oleh beberapa orang untuk menawarkan vaksin Covid-19 seharga 15 ribu peso atau setara dengan Rp 4,5 juta per suntikan.

“Penjualan vaksin Covid-19 yang sudah memiliki ijin penggunaan dalam situasi darurat adalah tindakan ilegal,” kata Eleazar dalam pernyataan tertulis, dikutip Channel News Asia.

AS Cabut Sanksi Nord Stream 2, Jerman: Langkah yang Tepat

Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya akan segera mengidentifikasi dan melakukan penangkapan terhadap sejumlah pihak yang mengedarkan vaksin ilegal tersebut.

Sementara itu, setidaknya ada tujuh vaksin Covid-19 yang saat ini sudah mendapatkan ijin penggunaan situasi darurat dari pemerintah Filipina, termasuk vaksin buatan Sinovac dan Pfizer/BioNTech.

“Kepada mereka yang terlibat dalam penjualan vaksin Covid-19 ilegal, kami minta anda untuk menghentikan tindakan yang anda lakukan,” kata satuan tugas penanganan Covid-19 Filipina.

“Tangan panjang hukum akan segera menangkap anda,” tambahnya.

Filipina sendiri sejauh ini sudah melaporkan lebih dari satu juta kasus infeksi Covid-19 dengan jumlah kematian hampir mencapai 20 ribu.

Pemerintah India Belum berikan Bantuan untuk Pengungsi Myanmar di Mizoram

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *