Rusia Identifikasi Dua Kasus Pertama Infeksi Virus Flu Burung ke Manusia

Diposting pada

3 Juni 2021 21:38 WIB

Otoritas Rusia melaporkan bahwa mereka telah mengidentifikasi dua kasus pertama infeksi virus flu burung ke manusia

Peternakan Ayam (istimewa)

MOSKOW, JITUNEWS.COM – kepala pengawas kesehatan konsumen Rusia Rospotrebnadzor, Anna Popova, mengatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi dua kasus penularan virus flu burung ke manusia pertama yang tercatat pada tahun 2021.

“Tahun ini saja, kami memiliki 2 virus flu hewan, khususnya burung, yang mulai menginfeksi manusia. Salah satunya dilaporkan oleh para ilmuwan kami di Vector Center pada Februari – ini adalah virus H5N8, yang telah kami ketahui lama… Kasus kedua, yang dilaporkan minggu ini oleh rekan-rekan kami dari Tiongkok, adalah H10N3, seseorang terjangkit flu burung”, kata Popova di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF), dikutip Sputniknews.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah berupaya untuk “mengambil pelajaran” dari wabah COVID-19 dan bersiap-siap “agar tidak ada infeksi yang sangat berbahaya bagi manusia” untuk terjadi lagi, ditengah situasi pandemi.

WHO Sebut 200 Ribu Warga Palestina Perlu Bantuan Kesehatan

Sementara itu, juru bicara Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (1/6) mengatakan bahwa otoritas China dan WHO sedang melakukan penilaian risiko kasus penularan ke manusia dari jenis flu burung setelah Komisi Kesehatan Nasional China mengkonfirmasi kasus infeksi pertama dari jenis flu burung H10N3 ke manusia.

Untuk diketahui, sebelumnya tidak ada satu pun kasus penularan infeksi H10N3 dari manusia ke manusia yang dilaporkan sejauh ini, dimana para ahli meyakini kasus infeksi itu menandai “penularan virus yang tidak disengaja dari burung ke manusia”, menambahkan bahwa risiko penyebaran skala besar sangat rendah.

Otoritas Singapura Khawatir dengan Kasus Infeksi Covid-19 yang Tidak Dilaporkan

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *