Satgas Sebut DKI Posisi Terendah Kepatuhan Prokes di Tempat Wisata, Pemprov: Tapi Secara Umum Baik

Diposting pada

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi pernyataan Juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito yang mengatakan kepatuhan protokol kesehatan (prokes) di tempat wisata selama libur lebaran 2021 di DKI Jakarta menempati posisi terendah. Ia justru mengklaim Pemprov DKI telah melakukan upaya semaksimal mungkin dalam menerapkan protokol kesehatan termasuk membatasi pengunjung wisata hingga 30 persen.

“Ya kita justru, sudah melakukan kampanye, sosialisasi, regulasi yang dimungkinkan 50%, kita turunkan sampe 30% dan pendaftarannya tidak fisik langsung, malah secara online, dan dibatasi lagi oleh warga Jakarta dan disiapkan dihadirkan aparat dari berbagai protokol,” kata Riza, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (18/5/2021).

Meski tidak menampik ada kerumunan di beberapa tempat wisata di Ibu Kota Jakarta, Riza mengatakan bahwa secara umum penerapan protokol kesehatan sudah berjalan baik.

Jalani Tes Cepat Antigen di Hari Pertama Kerja, 486 Pegawai Kemenko PMK Dinyatakan Negatif Covid-19

“Jadi sesungguhnya kita sudah berusaha semaksimal mungkin, mungkin di beberapa titik ada kerumunan, tapi secara umum yang kita lihat, laporan dan hasil pengecekan, pemantauan cukup baik, protokol kesehatan di DKI Jakarta cukup baik bahkan (kapasitas) tidak sampe 30%,” ujarnya.

Sebelumnya, Wiku Adisasmito mengungkapkan data daerah yang patuh dalam menjalankan prokes selama libur lebaran 2021. Hasilnya, kata Wiku, DKI Jakarta menepati posisi paling rendah terkait kepatuhan prokes di tempat wisata.

“Pada periode libur Idul Fitri tanggal 12-15 Mei, terdapat total sejumlah 122.899 orang ditegur di tempat wisata secara nasional. Angka ini meningkat hingga 90% dari jumlah orang yang ditegur pada minggu sebelumnya,” kata Wiku dalam konferensi pers daring di akun YouTube BNPB, Selasa (18/5/2021).

“DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kepatuhan protokol kesehatan di tempat wisata yang paling rendah. Yaitu hanya sebesar 27% orang yang patuh untuk menjaga jarak di tempat wisata,” imbuhnya.

Hipertensi Komorbid Tertinggi Covid-19, Menko PMK Ajak Cegah Hipertensi dengan Germas

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *