Sebut Mata Najwa Subjektif soal TWK, Ferdinand: Untung Saya Dibatalkan Jadi Narasumber

Diposting pada

4 Juni 2021 05:30 WIB

Mata Najwa bertema Atas Nama Pancasila dinilai sangat menunjukkan subjektivitas kepada pegawai KPK yang tak lolos TWK.

Ferdinand Hutahaen. (rmol.co)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menyoroti acara Mata Najwa yang mengangkat tema ‘Atas Nama Pancasila’.

Menurutnya, program yang dipandu Najwa Shihab itu sangat menunjukkan subjektivitas kepada pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Dia menilai hal itu bisa mematikan objektivitas tentang hasil TWK dan para penyelenggara.

“Narasi yang dibangun oleh Mata Najwa ini jelas-jelas menunjukkan subjektivitas kepada pegawai yang tak lolos TWK,” tulisnya di akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Jumat (4/6).

Ungkap TWK, Mantan Jubir KPK Sebut Pegawai Diminta Pilih Alquran atau Pancasila

“Dan mematikan objektifitas tentang hasil TWK dan siapa penyelenggara TWK,” sambungnya.

Ferdinand lantas mengaku hampir menjadi narasumber dalam acara Mata Najwa. Akan tetapi, dia batal hadir dalam acara tersebut karena alasan tertentu.

“Untung saya dibatalkan jadi narasumber tadi malam di acara ini, andai tetap, narasi begini akan saya kuliti,” ungkapnya.

Persilakan Novel Baswedan Nglamar KPK Lagi, Denny Siregar: Lowongan OB Masih Terbuka Lebar

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *