Semprot Sri Mulyani soal PPN Sembako, Andi Arief: Ingat Waktu Miskin, Dulu kan Pernah Miskin!

Diposting pada

Andi meminta pemerintah mengurungkan kebijakan PPN tersebut agar rakyat tidak semakin sengsara.

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyesalkan rencana pemberlakuan pajak pertambahan nilai (PPN) pada barang kebutuhan pokok (sembako).

Andi meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) untuk berempati pada orang yang kesulitan secara ekonomi. Bahkan, Andi menyebut SMI dulunya sempat mengalami kemiskinan.

“PPN sembako diberlakukan, mohon Ibu SMI ingat waktu miskin. Dulu kan pernah miskin,” cuitnya di akun Twitter @AndiArief__, dikutip Jumat (11/6).

Haikal Hassan Sebut Haji 2021 Batal karena RI-Cina Dekat, Ferdinand: Berhenti Menebar Kebencian!

Dia meminta pemerintah mengurungkan kebijakan PPN tersebut agar rakyat tidak semakin sengsara.

“Jangan mentang-mentang sekarang sudah naik kelas jadi orang punya. Sekolah tinggi-tinggi bukan untuk menyengsarakan rakyat,” tandasnya.

Diketahui, rencana pemerintah menerapkan PPN terhadap sembako telah tertuang dalam draf revisi UU 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), tepatnya pada pasal 4A.

Disebutkan, barang kebutuhan pokok serta barang hasil pertambangan atau pengeboran dihapus dalam kelompok jenis barang yang tidak dikenai PPN.

Barang tersebut mencakup beras dan gabah, jagung, sagu kedelai, garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan, sayur-sayuran, ubi-ubian, bumbu-bumbuan, dan gula konsumsi.

Ngutang Buat Bayar Bunga Utang, Rizal Ramli: Menkeu Terbalik Ngibul Gak Ada Batas

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *