Tax Amnesty Jilid II Revisi UU KUP, Dasco: Dapat Meningkatkan Penerimaan Negara dari Sektor Perjakan

Diposting pada

20 Mei 2021 17:00 WIB

Dan juga terwujudnya kesehatan APBN dengan defisit anggaran kembali ke 3% di tahun 2023

Ketua Harian DPP Gerindra,Sufmi Dasco Ahmad (Istimewa)

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengirim surat kepada DPR untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Kelima atas UU Nomor 6 tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP). Salah satu yang dibahas adalah mengenai pengampunan pajak jilid II (tax amnesty).Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Surat Presiden (Supres) tersebut akan segera dibahas oleh DPR. “Apabila Supres (Surat Presiden) itu sudah sampai di DPR, tentu sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang ada, kami akan bahas pada Rapat Pimpinan untuk selanjutnya di bawa ke Bamus (Badan Musyawarah) dan menugaskan komisi tekhnis terkait untuk membahas RUU KUP tersebut,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (19/5/2021).Terkait dengan wacana kebijakan tax amnesty jilid II ini, Dasco mengatakan bahwa DPR akan mengkaji dan membahas secara lebih detail di komisi tekhnis terkait yaitu Komisi XI DPR bersama pemerintah dengan mendengarkan masukan dari akademisi, pengusaha, pegiat UMKM dan masyarakat lainnya.“Dan juga akan memperhatikan beberapa catatan evaluasi pada pelaksanaan tax amnesty tahun 2016 yang lalu,” tuturnya.Menurutnya dengan adanya revisi UU KUP ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan penerimaan negara dari sektor perpajakan, menjadi instrumen bagi pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional.“Dan juga terwujudnya kesehatan APBN dengan defisit anggaran kembali ke 3% di tahun 2023,” pungkasnya.Harapan Besar Pembuat Tahu Kecil

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *