Tindaklanjuti ‘Suara Hati Istri: Zahra’, KPI: Harus Lebih Berhati-hati dalam Pemilihan Aktris

Diposting pada

3 Juni 2021 14:16 WIB

KPI Pusat telah menindaklanjuti aduan masyarakat soal sinetron ‘Suara Hati Istri: Zahra’ yang diperankan oleh artis berusia 15 tahun.

Sinetron Suara Hati Istri Zahra (ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat telah menindaklanjuti aduan masyarakat soal sinetron ‘Suara Hati Istri: Zahra’ yang diperankan oleh artis berusia 15 tahun.

“Sudah dilakukan koordinasi agar alur ceritanya tidak mengarah pada promosi pernikahan dini dan meminta agar pemeran perempuan di bawah umur diganti dalam sinetron tersebut. Indosiar juga sudah merespons baik permintaan kami,” kata Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam keterangan tertulis, Kamis (3/6).

Agung mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau dan mendengarkan aduan masyarakat terkait sinetron tersebut. KPI akan menindak jika alur cerita masih mempromosikan pernikahan dini.

Soal Komentator Bola yang Viral, DPR: Layak Ditindaklanjuti

“Kami akan memantau ini dan segera menindaklanjutinya jika masih terdapat promosi pernikahan dini atau pelanggaran lainnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Agung meminta stasiun televisi untuk berhati-hati dalam memilih aktris.

“Harus lebih berhati-hati dalam pemilihan aktris, dan bisa memberikan nilai edukasi kepada pemirsa,” kata Agung.

Minta KPI Awasi Diskusi Soal UU Ciptaker, Mahfud Md: Bukan Hoaks yang Dikembangkan

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *