Vladimir Putin Keluarkan Kebijakan Larangan Ikut Serta Pemilu Parlemen bagi Kelompok Ekstrim Rusia

Diposting pada

4 Juni 2021 20:45 WIB

Vladimir Putin pada Jumat (4/6) mengesahkan undang-undang baru yang melarang anggota kelompok ekstrim untuk ikut serta dalam pemilu parlemen Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin (istimewa)

MOSKOW, JITUNEWS.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat (4/6) dikabarkan telah menandatangani sebuah kebijakan baru yang melarang semua orang yang penah tergabung dalam kelompok ekstrim untuk mencalonkan diri sebagai presiden Rusia, dimana kelompok oposisi Alexei Navalny meyakini hal itu bertujuan untuk mencegah mereka dapat ikut serta dalam pemilu parlementer pada tahun 2021 ini.

Penandatanganan kebijakan tersebut dilakukan beberapa hari sebelum pihak pengadilan Rusia menyatakan yayasan anti-korupsi milik Navalny sebagai salah satu kelompok ekstrimis Rusia.

Dilansir dari Reuters, undang-undang baru tersebut melarang semua anggota kelompok yang dianggap sebagai kelompok ekstrim oleh pemerintah Rusia untuk duduk di kursi parlemen, atau ikut serta dalam proses pemilu lain yang digelar setiap tiga hingga lima tahun sekali.

China dan Pakistan Siap Bantu Pemulihan Perdamaian di Afghanistan

Menariknya, penandatanganan yang dilakukan oleh Vladimir Putin tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun Navalny yang ke-45.

Tim Navalny mengatakan bahwa langkah pemerintah Rusia menyatakan kelompok mereka sebagai kelompok ekstrim bertujuan untuk menggagalkan mereka dalam pemilu parlemen yang digelar pada September mendatang. Mereka juga menyebut penanda-tanganan kebijakan tersebut sebagai “kado spesial dari Kremlin” untuk Navalny.

Gawat, Otoritas Victoria Deteksi Varian Covid-19 Delta di Melbourne

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *